This nice Blogger theme is compatible with various major web browsers. You can put a little personal info or a welcome message of your blog here. Go to "Edit HTML" tab to change this text.
RSS

Jumat, 11 Maret 2011

This is Me

I’ve always been the kind of girl
That hid my face
So afraid to tell the world
What I’ve got to say
But I have this dream
Right inside of me
I’m gonna let it show
It’s time to let you know
to let you know
This is real
This is me
I’m exactly where I’m supposed to be now
Gonna let light shine on me
Now I’ve found who I am
There’s no way to hold it in
No more hiding who I wanna be
This is me
Do you know what it’s like
To feel so in the dark
To dream about a life
Where you’re the shining star
Even though it seems
Like it’s too far away
I’ve got to believe in myself
It’s the only way
This is real
This is me
I’m exactly where I’m supposed to be now
Gonna let light shine on me
Now I’ve found who I am
There’s no way to hold it in
No more hiding who I wanna be
This is me
You’re the voice I hear inside my head
The reason that I’m singing
I need to find you
I gotta find you
You’re the missing piece I need
The song inside of me
I need to find you
I gotta find you
This is real
This is me
I’m exactly where I’m supposed to be now
Gonna let light shine on me
Now I’ve found who I am
There’s no way to hold it in
No more hiding who I wanna be
This is me
You’re the missing piece I need
The song inside of me
This is me
You’re the voice I hear inside my head
The reason that I’m singing
Now I’ve found who I am
There’s no way to hold it in
No more hiding who I wanna be
This is me

True Friends

Kala kucari sebuah pena bulu
Kutemukan koin yang tergeletak sambil lalu 
Kusadari dengan cepat benda apa itu
Pengingat akan pertempuran di waktu dulu

Kecerobohan telah membawaku
Menerobos ruang-ruang yang terlarang
‘Tuk mencari pria dengan rambut hitam kaku
Dan membawanya kembali pulang

Disampingku berdiri si rambut merah
Yang setia menyertaiku dengan gagah
Langkahnya tak henti menyemangati
Agar ku dapat menghadapi semua ini

Pemanduku gadis cerdas pelahap buku 
Gemilang otaknya adalah guru utama
Binar matanya siap menelaah waktu
Ialah temanku yang sangat setia

Lelaki ceroboh selanjutnya 
Kobaran semangatnya tak terkata
Meski hidup penuh cibiran menghina
Uluran tangannya tetap terbuka

Ada juga yang berulah gila 
Aneh dan nyentrik penampilannya
Tapi dibalik itu semua
Tersimpan kecerdasan luar biasa

Yang terakhir adalah dia 
Pemberani yang tak pernah meneteskan air mata
Dipertaruhkannya nyawa bersama kami
Buatku menganggapnya sangat berarti

Walau penyesalan ‘kan terus terkenang
Walau tak dapat kuhalangi kematian
Kutemukan siapa sahabat sesungguhnya
Itulah mereka, yang selalu ada

Selasa, 08 Maret 2011

Jadilah Pemimpi Sejati

Jangan bersedih dan putus asa
Slalu ada jalan bila kau terus berdoa

Harapanku untuk menjadi yang terbaik, semua mimpi-mimpiku, yang belum terwujud maupun yang sudah terwujud, semua itu terencana oleh Yang Maha Kuasa. Ungakapan di atas mengandung maksud yang jelas. Kata-kata yang memotivasiku untuk terus berjuang. Dan aku akan terus berusaha mewujudkan semua mimpi yang ada di dalam benakku. Selalu ada jalan, itu yang kupikirkan setiap aku mencoba untuk menyerah. Teringat pula ungakapan yang pernah aku temukan di sebuah novel, "Sekali saja kamu belajar untuk berputus asa maka akan menjadi kebiasaan."

Tabur harapmu sebanyak bintang
Sebanyak bintang-bintang diangkasa

"Bermimpilah setinggi bintang di angkasa!" Kalimat ini yang sering diucapkan para guru pada murid-murid mereka. Dulu aku mendapatkannya saat aku masih TK. Namun ungkapan di atas baru aku sadari setelah aku beranjak remaja. Banyak-banyaklah bermimpi. Karena negeri ini masih butuh banyak pemimpi. Tapi dalam catatan, dia serius bermimpi. Tidak cukup berpangku tangan dan mimpi. Negeri ini butuh banyak para pemimpi yang sungguh-sungguh dengan mimpinya.

Gapai bintangmu gapai impian
Jangan menyerah sebelum kau mencoba
Saatnya tiba kau kan bahagia
Melihat bintangmu bercahaya

Memahami kedua ungkapan sebelumya, aku memulai lagi menggapai mimpi-mimpi ku. Setelah aku punya motivasi untuk tidak menyerah dan akulah pemimpi sejati, tunggu apa lagi. Segala sesuatu yang halal semestinya aku coba bila berpotensi memunculkan kesempatan terwujudnya mimpi-mimpiku. Tentu aku tahu, aku hanyalah seorang pelajar sekarang, kewajibanku hanya belajar. Tapi mungkinkah mimpi-mimpiku bisa terwujud hanya dengan belajar? Kupikir tidak. Sudah kusebutkan tadi, semua telah terencana oleh Yang Maha Kuasa. Jadi apa daya kita kalo Sang Maha Pencipta berkehendak lain. Tidak. Aku tidak boleh sombong. DihadapanNya, aku bahkan lebih kecil daripada semut dihadapan kita. Subhanallah! Ikhtiar, berdoa, tawakal. Begitulah Rasulullah mengajariku sebagai umatnya. Tiga tahapan itu tidak boleh terlewat. Ikhtiar itu memang harus. Kalau aku tidak mencoba, itu sama saja aku berpangku tangan. Aku tak mau menjadi pemimpi yang pecundang. Aku akan habis di telan zaman. Uh.. pilihan hidup yang salah. Berdoa, itulah yang kumaksud tadi. Semua ada pada kehendakNya. Aku hanya bisa berdoa baru setelah itu aku berserah. Dan aku harus berusaha ikhlas menerima apa yang dikehendakiNya. Apabila sesuai keinginanku, maka aku harus bersyukur dan tawaduk, jangan sampai aku sombong. Dan kalau ternyata belum seperti yang kuinginkan, aku harus yakin bahwa Dia menyiapkan sesuatu yang lebih hebat di depan.

Tunjuk satu bintang dan raihlah
Jangan kau berhenti dan menyerah
Saatnya kan tiba bintangmu bersinar
Saat impianmu
Jadi nyata

Marilah, Kawan! Bermimpilah bersamaku. Buat mereka menjadi nyata. Jadilah pemimpi sejati. Yang akan mewarnai tujuan negeri ini. Tunjuk bintangmu. Bila perlu tunjuklah yang terindah, jangan pernah malu untuk bermimpi. Banyak orang di luar sana yang sudah membuktikan bahwa mereka bisa. Mimpi-mimmpi besar mereka yang pada akhirnya berguna bagi dunia, bukan hanya negara. Mereka pun manusia layaknya kita. Dan itu berarti " KITA BISA MENJADI PEMIMPI SEJATI"

Kamis, 03 Maret 2011

Makna Sebuah Tantangan

Tantangan akan menggairahkan anda, memberi anda arah, dan membangkitkan
yang terbaik dalam diri anda.  
Tantangan akan mendorong anda untuk mempelajari ketrampilan baru, meraup pengetahuan baru.  
Tantangan memotivasi anda untuk memberi hasil terbaik dari diri anda.

Pernahkah anda perhatikan, saat anda memiliki sedemikian banyak
tugas yang harus dikerjakan, anda justru memiliki lebih banyak
yang selesai dikerjakan.  Dan saat sedikit hal yang perlu dikerjakan,
ternyata lebih sedikit lagi yang selesai dikerjakan.  

Usaha anda meningkat sesuai dengan pekerjaan yang harus dikerjakan.
Tantangan mendorong hasil.
Tantangan tidak muncul untuk menarik anda ke bawah.  
Tantangan ada untuk mendorong anda ke atas, menghasilkan yang terbaik, mencapai target.   

Memang tantangan itu sulit dan tidak menyenangkan.  Tetapi
hal itulah yang memberikan arti dan nilai. 
Kesuksesan terbesar hadir lewat kebiasaan berurusan dengan serangkaian tantangan.  
Bukan dengan menghindari tantangan.

Tolong diri anda sendiri.
Temukan tantangan sejati, anda akan menemukan hidup sejati.

"Tujuh Tanda Kecintaan Allah pada Hambanya"

  
1.      Terjaga dari dunia

Dia tidak membiarkan dunia dan menguasainya. Dia tidak akan membiarkan kita selama 24 jam hanya melulu melihat dunia.
Jika kita dapatkan diri kita selama 24 jam mengingat Allah, maka itu tanda-tanda cinta Allah.
Nabi bersabda : ” Sesungguhnya Allah akan menjaga hambaNya yang beriman –dan Dia mencintaiNya- seperti kalian menjaga makanan dan minuman orang sakit (diantara) kalian, karena kalian takut pada(kematian)nya
(HR. Al Hakim, Ibnu Abi ’Ashim dan Al Baihaqi) ini hadist sahih.

Nabi bersabda: ” Jika kamu melihat  Allah memberikan dunia pada hamba Nya karena maksiat yang ia sukai, maka itu hanya pengulur waktu belaka”
Lalu Rasul membaca Ayat :

QS. Al An’am 44
44- Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami-pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.

2.      Keshalihan
Diantara tanda cinta Allah pada hambaNya ialah Dia menjadikan hambaNya hamba yang shalih.
Jika kita dapatkan diri kita menuju keshalihan, meski di titik awal keshalihan, tetapi kita selangkah maju menuju keshalihan itu. Maka itu adalah tanda cinta Allah .

” Allah memberikan dunia pada yang Dia cintai dan yang Dia benci . Tetapi Dia tidak memberikan (kesadaran ber) agama, kecuali kepada yang Dia Cintai. Maka barang siapa diberikan (kesadaran ber) agama oleh Allah, berarti ia dicintai olehNya” ( HR. Imam Ahmad, Al Hakim dan Al Baihaqi)
      
3.      Memahami Agama

Ini adalah persoalan bertahap seperti keshalihan. Artinya kita akan mendapatkannya setahap demi setahap.

4.      Kelembutan

Dia akan menjadikan hambaNya sosok yang tenang, pribadi yang tidak emosional dan mudah bergejolak hanya karena hal-hal sepele.
” Jika Allah menginginkan kebaikan penghuni satu rumah, maka Dia masukkan kelembutan” (HR. Imam Ahmad, Al Hakim dan At Tarmidzi)

5.      Mudah melakukan ketaatan

6.      Sulit melakukan maksiat

Diantara tanda cinta Allah pada hambaNya ialah kesulitan melakukan maksiat. Ia tidak akan bisa melakukan maksiat, dan jika ia terbiasa melakukan maksiat, maka ia akan merasakan itu sangatlah sulit sehingga ia tidak bisa melakukan itu. Itu tanda cinta Allah.

7.      Husnul Khatimah

Diantara cinta Allah, Dia menutup umurnya dengan amal shalih. Ini sangat penting, sebagian manusia menghabiskan umurnya dalam ketaatan, tetapi mati dalam keadaan bermaksiat kepada Allah.

Abu Bakar berkata : ” Jika satu kakiku di dalam surga, dan kaki yang lain diluar surga, maka aku belum aman”
Jika kita melakukan maksiat, takutlah pada kematian, dan hati-hatilah kalau kita mati dalam keadaan melakukan maksiat.

Rasul Bersabda: ” Jika Allah mencintai seorang hamba, Dia akan memaniskannya”
Sahabat bertanya : ” Apa itu memaniskannya ya Rasulullah? ”
Ia berkata : ” Dia akan memberi ia petunjuk untuk melakukan kebaikan saat menjelang ajalnya, sehingga tetangga akan meridhainya-atau ia berkata- orang sekelilingnya” (HR. Al Hakim)

Air Mata Ibu

Usia bumi ini sepertinya tidak hanya tua, tapi malah benar-benar telah renta. Dan zaman ini tidak hanya edan, tapi emang telah benar-benar endan. Di pagi hari. Seperti biasanya, saya jalan-jalan pagi seusai sholat subuh. Kemudian, saya pergi ke rumah seorang teman untuk membeli pulsa. "Oh...sepertinya ada orang baru dikedainya?", di benak saya. Karena, selain jual pulsa elektrik, ibu teman saya juga menjual makanan sarapan pagi.
Ketika, saya berada di kedai itu, ternyata ada seorang ibu yang sudah tua, dan ia sedang berkeluh kesah tentang nasib yang menimpanya. Usianya skitar 70 tahunan. Seharusnya, sebuah karunia yang lebih terasa indah, bila dilalui dengan ibadah, dan bersama-sama dengan anak-anak dan cucu-cucunya. Nasib ibu tua ini, sebaliknya. Ia harus menghadapi penderitaan, dan perasaannya hancur berkeping-keping. Ia harus rela terlunta-lunta, karena semua hartanya telah diambil secara licik dan paksa oleh anak-anaknya sendiri.
Sebenarnya, ibu tua ini adalah seorang janda yang cukup kaya. Ia mempunyai tiga anak. Dan, semuanya telah berkeluarga serta telah menghadiahkan cucu-cucu kepadanya. Namun, harapan hidup bahagia sirna sudah. Anak-anak yang ia harapkan akan merawatnya kala ia telah lanjut usia, ternyata malah mengambil semua hartanya dan telah mengusirnya.
Ibu tua itu menuturkan. Ia memiliki tiga buah rumah di Medan yang disewakan. Alih-alih ingin melihat keadaan rumah miliknya, yang ia dapati ketiga rumah tersebut telah menjadi milik orang lain. Rumah itu dibeli dari anaknya yang tinggal diMedan dengan harga yang mahal. Harapanya pudar. Meskipun, ibu tua tetap memaafkan. Betapapun, ia melihat mereka ini adalah anak-anaknya sendiri. Lagi pula ia masih memiliki tiga buah rumah di sebuah kota di propinsi Aceh. Kenyataannya, apa yang ia dapati, rumah baru atas bantuan asing, yang ia terima sebagai ganti rumah yang habis ditelan tsunami tahun 2004 lalu, sambil mengelus dada, dan ternyata kunci kedua rumahnya yang baru telah diambil oleh anak perempuanya yang tinggal satu daerah dengannya. Memang, ketika ia melakukan konfirmasi, ternyata ketika penyerahan kunci, sang anak yang mengaku hanya mewakilinya, dikarenakan waktu itu, sang anak mengatakan bahwa ibunya yang telah renta itu sedang sakit berat.
Mendapati kenyataan yang demikian, masih terbersit harapannya untuk hidup serumah dengan anak perempuan dan cucu-cucunya. Namun kenyataan pahit kembali menyapanya.
Hari mulai malam dan kantuk mulai menyapa. Perlahan ibu tua itu rebahkan tubuhnya didipan belakang, belum sempat matanya terpejam penuh. Ia terperanjat dengan lengkingan suara anak perempuanya "Abang!" sebutan untuk anak laki-lakinya. "Abang! Cepat seret keluar nenek tua ini. Jangan biarkan malam ini tidur dirumah kita!", teriak anak perempuannya. Entah berapa ribu syetan yang bersarang dikepalanya. Sehingga sang abang dengan sigap dan cepat menyeret paksa nenek tua itu yang tidak lain adalah nenek kandungya sendiri dan mencampakkannya keluar rumah. Na'udzubillahi min dzalik, semoga kita terhindar dari semua ini.
Dalam keterpurukannya ia masih memiliki harapan tempat tinggal yang beberapa bulan lalu ia sewakan. Namun kali ini ia harus kelihangan semuanya (harapan terakhirnya). Karena sebelum ia utarakan maksudnya, sang penyewa telah menuturkan; bahwa mereka telah diminta membayar uang sewanya oleh anak perempuanya yang saat itu berdalih untuk pengobatan dirinya. Sungguh harapanya nyaris hilang. Apalagi saat ini tidak ada lagi tempat untuk bernaung dan berbagi. Saat itulah airmata seorang ibu tua menetes.
Di antara rentetan nasib buruk, ingin ia mengadukan kepolisi, tapi ia sadar ini adalah aib dan orang yang jahat-jahat itu tidak lain adalah darah dagingnya sendiri. Kemudian, ia teringat surat rumah yang masih ia miliki, surat itu ia tunjukkan pada orang yang terpandang di desa tersebut. Namun, pernyataan orang tersebut sangat mengejutkan, surat-surat itu hanyalah hasil foto copy. Lengkap sudah penderitaanya.
Ibu tua menuturkan kisahnya dengan berurai air mata, sambil menunjukkan bagian badanya yang lebam akibat pukulan cucunya.
Saat ini ia tinggal atas belas kasih orang lain yang lebih memiliki hati nurani.

Kasih Sayang Seorang Ayah


Halo... Halo.....
Apa kabar semua.....??? hehee....
Wah kayaknya udah lama bgt saya nggak posting di blog tercinta ini :D

kebetulan akhir2 ini saya sering jalan2 diforum kaskus, banyak bgt info2 menarik & cerita2 inspirasi yg saya dapatkan, salah satunya ya ini yg akan saya posting.hohoo....
Yang udah2 saya pernah posting tentang kebijakan & kasih sayang seorang ibu, kali ini saya akan berbagi tentang kebijakan & kasih sayang seorang ayah :)
Nah... Berhubung saya seorang cewek, jadi dalam postingan ini saya ambil peran “cewek”,
qta simak bareng2 yuuukz......
;)

Biasanya seorang anak perempuan yg tinggalnya jauh dari orang tua merasa kangeeen banget sama ibunya.

Lalu bagaimana dgn ayah?

Mungkin ibu lebih sering menanyakan keadaan qta setiap hari,.tp taukah qta jika ayah lah yg mengingatkan ibu utk menelfon qta?
Mungkin ibu yg lebih sering mengajak qta bercerita, tp taukah qta sepulangnya ayah bekerja dgn wajah lelah ayah selalu menanyakan kabar qta melalui ibu qta?

Waktu qta kecil...

Ayah mengajari putri kecilnya bermain sepeda. Setelah ayah mengganggap qta bisa, ayah melepaskan roda bantu di sepeda qta, Saat itu ibu menutup mata karena takut melihat qta terjatuh lalu terluka. Tapi ayah dgn yakin menatap qta mengayuh sepeda dgn pelan karena ayah tau qta pasti bisa.
Saat qta menangis meronta meminta boneka yg baru, ibu menatap qta iba, tetapi ayah mengatakan dgn tegas "kita beli nanti,tapi tidak sekarang" karena ayah nggak ingin qta menjadi manja dgn semua tuntutan yg selalu di penuhi.
Ketika qta remaja...
Qta mulai menuntut utk keluar malam. Lalu ayah mulai bersikap lebih tegas ketika mengatakan "Tidak",
pernyataan itu utk menjaga qta karena qta adalah sesuatu yg berharga.
Lalu qta masuk ke kamar membanting pintu karena kesal, tapi yg datang mengetuk pintu dan membujuk qta adalah ibu...
Taukah qta saat itu ayah memejamkan matanya dan menahan diri, karena ayah sangat ingin mengikuti keinginan qta. Tapi lagi2 ayah harus menjaga qta....
Saat seorang cowok mulai sering datang mencari qta, ayah akan memasang wajah paling cool sedunia. Dan sesekali menguping atau mengintip saat qta sdg berdua di ruang tamu.
Taukah qta, ayah merasa cemburu... :D
Dan saat ayah melonggarkan sedikit peraturan, qta melanggar jam malamnya. Ayah duduk di ruang tamu menunggu qta pulang dgn sangat2 khawatir. Wajah khawatir itu mengeras ketika melihat qta pulang terlalu larut. Ayah marah, karena khawatir hal yg di takuti nantinya akan jd kenyataan yaitu "putrinya sudah tidak ada lg"
Saat ayah sedikit memaksa qta utk menjadi seorang dokter. Ketahuilah bahwa ayah hanya memikirkan masa depan qta nanti. Tapi toh ayah tetap tersenyum saat pilihan qta adalah menjadi seorang penulis.
:)
Sampai saat ayah harus melepas qta di bandara, di terminal, di stasiun. Bahkan badannya terlalu kaku utk memeluk qta. Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini-itu. Ayah ingin menangis seperti ibu yg menangis dan memeluk qta erat. Tapi ayah hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya dan menepuk pundak qta berkata "jaga dirimu baik2 nak...!". Agar qta kuat utk pergi kemanapun...
Saat qta butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupan qta, orang pertama yg mengerutkan kening adalah Ayah. Berusaha mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dgn yg lain.
Ketika permintaan qta bukan lg sekedar meminta boneka baru, dan ayah tau ayah tidak bisa memberikan. Ayah sangat ingin mengatakan "iya nak, nanti kita beli" dan saat kata2 yg keluar adalah "Tidak bisa" dari bibirnya. Taukah qta kalau saat itu ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum...
Saat qta sakit dan tidak berada di dekatnya, ayah terlalu khawatir sampai2 kadang sedikit membentak berkata "sudah dibilang jgn minum air dingin!", “sudah dibilang jangan telat makan!”,dan lain sebagainya, berbeda dgn ibu yg memperhatikan qta dgn lembut.
Ketahuilah saat itu ayah benar2 khawatir dgn keadaan qta...
Dan di saatnya nanti qta menuai keberhasilan, ayah adalah orang pertama yg akan memberikan ucapan selamat utk qta. Ayah akan tersenyum bangga dan puas melihat "putrinya yg sudah tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"
Sampai saat seorang teman hidup qta datang dan meminta izin utk mengambil qta dari ayah. Ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin tersebut, karena ayah tau laki2 itu yg nanti akan menggantikannya menjaga qta.
Dan saat ayah melihat qta duduk di panggung pernikahan bersama seseorang yg dianggapnya pantas menggantikannya. Ayah lalu pergi kebelakang panggung, ayah menangis, dalam hatinya berkata "Tugasku telah selesai dgn baik, putri kecilku yg lucu telah menjadi wanita yg cantik..."
Ayah hanya bisa menunggu kedatangan qta dan cucu2nya sesekali utk menjenguknya. Dgn rambut yg telah memutih dan badan yg tak lagi kuat utk menjaga qta dari bahaya.
Ayah adalah sosok yg harus selalu terlihat kuat bahkan ketika ayah tidak kuat utk tdk menangis. Harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakan qta. Ayah juga orang pertama yg selalu yakin bahwa "qta bisa" dalam hal apapun.
Tersenyum dan bersyukurlah ketika qta bisa merasakan kasih sayang seorang ayah hingga tugasnya selesai. Qta adalah salah satu orang yg beruntung. Karna ayah adalah sosok superhero yg hebat...